Rabu, 13 November 2013


lekak lekuk

October 22, 2013 at 2:03pm
lewat perbincangan siang
dagang digelandang
dari kata
jadi cerita
dari makna
jadi cinta

cinta dagang
jadi berkembang 
dalam lekak lekuk 
yang perlu rumus seimbang
dalam anekdot kepercayaan
seorang yahudi pada anak tersayang

dagang cinta
lain pula ladang
nominal jadi ukuran barang
kepercayaan tak bisa bilang
harihari orang mabuk kepayang
cinta berdagangdagang daging
dagang cinta berbilangbilang


Llj
22/10/2013


sepetik malam

October 19, 2013 at 10:39pm
ruang temaram
lampu dibalut kristal
binar binar caya pudar
setiap sudut gegar string
menyulap malam
jadi irama lembut angelia

nafas firdaus di pilar sedar
ruang kedap suara kuasakuasa
melebur jadi puisi
malam malam urung dalam tikai
malam malam bulan di luar sana
berbalut dingin dan kabut
tetapi..
kau dalam sepetik malam
mengisi ruang senda gurau
yang hampir tak kita lakukan

mari kita bersulang, sayang


Llj
19 okt 2013

goreng ubi, hujan dan unggun

October 15, 2013 at 1:52am
Makin..makin larut saja malam
dingin merambat kaki langit
untung ada unggun secangkir kopi
asap kayu bakar syair bimbo

hujan seperti tak ingin beranjak
menemani kawan andes, armada, 
tondang, udin, iwan, ahay , yetno
di teduhan cakruk dua kali tiga

duduk pun sering berpindah
asap kayu bakar di depan kadang menari
dibawa angin malam. malam lebaran
takbir mengumandang ke langit
sayupsayup dalam tubuh pohon yang kuyub

menanti malam malam 
kopi hangat mengalir ke tenggorok
goreng ubi di penggorengan
nyala unggun dan cakapcakap

sebab esok hati siapa yang tahutahu
prosesi penyembelihan jadi kesadaran
persaudaraan adalah matahari pagi
yang membakar dedaunan jadi makanan


Lentera langit jingga
15 Oktober 3013

langit bernanah

October 11, 2013 at 1:48am
cahaya kunangkunang
jatuh di sudut meja
hilang
redup
hilang
redup
blap...
tak tahu hingga kapan
mejameja itu berkilau

kunangkunang 
hilang ditelan kegelapan

malam terlentang 
mengerang panjang
di atas pematang jalan pulang
telah berkalikali ditikam keangkuhan
darahdarah peradaban menetes sepanjang jalan

kekuasaan seperti ingin menerkam
kekuasaan seperti ingin meredam
suara alam 
yang datang dari delapan penjuru mata angin

langit terkoyak oleh sayatan benci
luka mulai bernanah
kunangkunang hilang
sepanjang perjalanan pulang
hilang
redup
hilang
redup
blap...


lentera langit jingga
0.47 11 Oktober 2013



hujan menggenang jalanjalan kota

October 4, 2013 at 8:46pm
.........
ufh..
...wuih

hujan menggenang jalanjalan kota

October 4, 2013 at 8:46pm
.........
ufh..
...wuih

hati

October 1, 2013 at 6:45pm
kemanalah hendak pergi
walau rumput di sini tampak hijau lagi
walau rintik hujan telah reda sejak tadi
kaki tertambat di kursi plastik petak segi
benak mencaricari luka tertusuk lidi

jalanjalan seperti sepi
petang tak secuil pun ingin membagi
puisipuisi yang kerap lahir dari meja ini
imaji yang selalu menghampri diksidiksi
pun...luluh terserap dingin menempel di gelas kopi

kemanalah hendak menanti
pobonpohon berdiam diri 
daundaun menyendiri
sepi larut dalam janji berharihari
risau larut pada angin yang berdiri
di ujung tembok gedung kuliah pojok kiri


Llj 30092013